"Seluruh operator siap melakukan pengawasan dan monitoring di mana pun regional dan nasional. Kita juga membantu titik komando tambahan untuk antisipasi jika misalkan ada jaringan menurun dan dari segi teknis maupun lainnya," imbuhnya.
Kembali menurut Rudiantara saat ini para operator telah menyiapkan tambahan BTS dengan total unit sebanyak 300 BTS yang disebar di daerah-daerah yang berpotensi terjadi kemacetan parah.
"Pengawalan di kawasan yang punya potensi macet yang dulu di Brexit sekarang agak ke timur. Kemudian ada juga di beberapa jalan fungsional," tuntasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)