JAKARTA - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperhitungkan 1 Syawal 1438 Hijrah akan jatuh pada 25 Juni 2017. Ini berarti, Lebaran akan digelar bersamaan dengan warga Muhammadiyah yang sebelumnya menetapkan Lebaran di tanggal tersebut.
“Ada kemungkinan 1 Syawal 1438 H bertepatan dengan 25 Juni 2017,” ujar Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Rhorom Priyatikanto kepada Okezone saat dihubungi via pesan elektronik, Rabu (21/6/2017).
Rhorom menjelaskan bahwa Konjungsi Bulan (Ijtimak) telah terjadi pada 24 Juni 09.31 WIB. Bila dilihat dari Jakarta saat maghrib sekira pukul 17.48 WIB, Bulan telah berumur 8 jam 17 menit yang memiliki ketinggian 3,5 derajat dan elongasi 5,35 derajat dari Matahari.
“Berdasarkan statistik, pemotretan hilal semuda itu di Indonesia sulit untuk dilakukan. Alasannya, hilal masih amat tipis hanya 0,22% piringan yang tampak dan dekat dengan matahari. Dengan kondisi atmosfer tropis yang lembab dan agak keruh, sulit untuk mendapatkan citra hilal pada 24 Juni,” tuturnya Rhorom.
Meski demikian, Kementrian Agama memiliki hukum positif yang berlaku untuk kriteria penampakan hilal yakni pada ketinggian >2, elongasi >3, dan umur >8. “Namun bila ada beberapa kesaksian melihat hilal, kesaksian itu dapat diterima dalam sidang Isbat, sehingga 25 Juni bisa jadi ditetapkan sebagai 1 Syawal,” jelasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)