Zona fisika, kata dia, banyak permainan dan alat peraga. Dia memberi gambaran kalau di sekolah mengenal hukum-hukum yang begitu sulit dipahami, tapi saat di Tampin ini ada alat peraga yang memudahkan anak untuk memahaminya.
Ada juga gedung Planetarium. Dalam gedung itu ada pertunjukan film pengetahuan tentang antariksa dan tata surya. Pengembangan zona yang dikemas secara menyenangkan itu ternyata mampu menarik para pengunjung untuk belajar dan rekreasi di Tampin Yogyakarta.
"Yang terakhir kemarin dibuka geotermal, orang awam menyebut dengan panas bumi, jangan hanya membayangkan panas bumi seperti Lapindo, tidak seperti itu," katanya.
Harapan di buka geotermal ini agar masyarakat bisa memiliki pemahaman yang komprehensif. Masyarakat tidak perlu resah dengan perkembangan Iptek yang begitu pesat.
(Ahmad Luthfi)