Tahun lalu, European Space Agency (ESA) telah menginvestasikan 8,5 juta poundsterling untuk pengembangan mesin. Director of Technology, Engineering, and Quality, di ESA, Franco Ongaro menuturkan bahwa pembukaan pengujian fasilitas di Wescott ini menandai momen Eropean Aerospace Industry.
“Fasilitas ini juga mengaktifkan pengujian di darat dari siklus Sabre Engine. Cara pembukaan ini merupakan era baru,” ungkapnya.
Sekalinya berada di luar angkasa, mesin tersebut mampu beralih ke mode roket. Artinya pesawat ini bisa mengeliligi orbit selama 376 jam dan digunakan untuk peluncuran satelit.
“Kami ingin Inggris menjadi tempat terbaik di Eropa dalam iovasi dan program di Sabre Engine telah mengubah potensial udara dan perjalanan keluar angkasa selamanya,” ujar Acting Chief Executive Officer, UK Space Agency, Katherie Courtney. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)