Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Leasing Perketat Kredit Kendaraan, Daihatsu Hi-Max Kena Dampak

Santo Evren Sirait , Jurnalis-Jum'at, 24 Maret 2017 |18:37 WIB
<i>Leasing</i> Perketat Kredit Kendaraan, Daihatsu Hi-Max Kena Dampak
Daihatsu Hi-Max (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) merilis model pikap kecil Hi-Max pada tahun lalu. Penjualannya bisa dikatakan cermelang meski pasarnya belum terlalu besar. Daihatsu mampu mencapai penjualan melebihi target yang sudah ditetapkan, yaitu 250 unit per bulan.

"Pikap masih seperti tahun lalu, belum terlalu bagus. Hi-Max dua bulan kemarin lumayan bagus, Januar-Februari, kami jual 300-an unit. Padahal kami target 250-an unit," ujar Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra, belum lama ini.

Ke depan dia berharap perekonomian membaik sehingga permintaan terhadap mobil niaga kembali naik. Namun di satu sisi banyaknya kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) membuat leasing lebih hati-hati dalam memberikan pengajuan kredit.

"Kami berharap komiditi naik, demand untuk kendaraan niaga naik, tapi tadi terbentur sama kredit. Ke depannya ya tanda tanya kalau leasing kayak begini terus," ungkapnya.

Hi-Max memiliki dimensi yang compact, sedangkan interiornya berdesain fungsional. Jantung pacunya menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.000 cc KR-DE DOHC yang mampu menghasilkan tenaga 57 ps pada 5.000 rpm dan torsi 8,7 kg.m pada 4.000 rpm.

Di Indonesia, ada beberapa pabrikan roda empat yang memasarkan pikap, seperti Mitsubishi dengan Colt T120SS serta Suzuki yang membuat Carry Futura dan APV. Namun kendaraan tersebut mengusung mesin di atas 1.400 cc.

Ada juga Tata Motors dengan Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin 700 cc dan Super Ace berkapasitas 1.405 cc. Jika disandingkan, Hi-Max lebih dekat dengan Tata Ace EX2. (san)

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement