Gerhana matahari parsial atau sebagian terjadi saat piringan bulan menutupi sebagian piringan matahari, tidak sepenuhnya seperti gerhana matahari total. Pada fase ini, selalu ada bagian dari piringan matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan.
Gerhana Matahari Cincin
Gerhana matahari cincin terjadi ketika piringan bulan hanya menutupi sebagian piringan matahari. Posisi bulan mencakup titik pusat matahari sehingga menyisakan tepi luar dari matahari. Sekeliling dari tepi yang tersisa tersebut akan membentuk seperti cincin, sehingga fenomena ini disebut gerhana matahari cincin.
Gerhana Matahari Hibrida
Gerhana matahari jenis ini terhitung jarang terjadi. Fenomena ini terjadi antara pergeseran gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin. Pada titik permukaan bumi tertentu, gerhana muncul sebagai gerhana matahari total, sedangkan di titik lain muncul sebagai gerhana matahari cincin.
(Kemas Irawan Nurrachman)