BANTUL - Aksi Heru, seorang kakek yang mengendarai sepeda motor di jalan raya sambil lepas tangan dan berdiri, dinilai mendapat tanggapan dari para mekanik bengkel lainnya.
Umumnya mereka beranggapan bahwa hal itu dilakukan Heru bukan semata-mata karena setelan sepeda motor yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga sangat stabil, namun karena kepiawaian Heru dalam mengendarai motor.
"Ya pasti dia piawai naik motor. Kalau tidak, mana mungkin berani naik motor lepas tangan dengan jarak yang panjang, sambil berdiri lagi," kata Mijun, pemilik bengkel Pro Mijun di Jalan Prambanan-Piyungan Km 3, Candirejobaru, Sleman, DIY, kepada Okezone.
Hal ini didukung dengan kepercayaaan diri yang tinggi setelah motor yang ia tunggangi di-press body. Itulah yang membuat Heru berani melakukan freestyle meski membahayakan.
"Kalau sudah mantap, ya dia berani melakukan hal yang ekstrem sekali pun," kata dia, seraya menambahkan, tidak mudah membuat motor seimbang meski sudah di-press body.