JAKARTA – Istilah startup semakin popular beberapa tahun belakangan ini. Startup bisa didefinisikan sebagai perusahaan rintisan, umumnya disebut startup dan merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi.
Bisnis startup tampak identik dengan bisnis yang bersinggungan dengan teknologi, web, serta internet. Pemerintahan Jokowi-JK dalam dua tahun ini, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung bangkitnya kewirausahaan berbasis teknologi melalui Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.
Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital resmi dibuka oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada Juli 2016. Program ini terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia dan memenuhi syarat maupun ketentuan.
Pada akhir 2020, ditargetkan 1.000 (seribu) startup berbasis digital berkembang. Tujuan dari Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital ini tak hanya meningkatkan jumlah startup yang dibangun di negeri, namun juga membangun perusahaan digital yang andal, yang dapat memberikan dampak positif dan memecahkan berbagai masalah di Indonesia.
Program yang diusung Kominfo bekerjasama dengan KIBAR ini merupakan bagian dari misi untuk membuat Indonesia menjadi titik fokus ekonomi digital di Asia. Berkas pendaftaran dan ketentuan lain dapat diakses di www.1000startupdigital.id.
Terdapat beberapa tahapan seperti Ignition, Workshop, Hacksprint, Bootcamp dan Incubation. Pada tahap Ignition, para calon wirausaha ini ditanamkan pola pikir entrepreneurship. Sedangkan Workshop, menitikberatkan pada pembekalan keahlian dasar yang dibutuhkan dalam membuat startup digital.