1992: Seagate menjadi yang pertama menjual hard drive dengan kecepatan 7200 revolusi per menit, Barracuda 2,1GB. Hawlett Packard menyusul dengan Kitty Hawk C3013A yang menggunakan piringan 1,3 inci untuk menyimpan data 2,1 GB.
1996: IBM memperkenalkan drive pertama yang menggunakan magneto resistif (GMR) head raksasa, 16.8GB Deskstar 16GP Titan, yang menyimpan 16.8GB pada lima piringan 3.5 inch. Empat tahun kemudian Seagate mengejar dengan menghasilkan hard drive 15.000-rpm pertama, Cheetah X15.
2002: Sebuah demonstrasi oleh Seagate menghasilkan densitas perekaman areal magnetik tegak lurus 100 gigabit per inci persegi. Di antara prestasi teknologi, Seagate berhasil mendemokan Heat-Assisted Magnetic Recording.
2004: Hard Drive 0,85 inci pertama, Toshiba MK2001MTN. Ia menyimpan 2GB di piring tunggal. Tahun berikutnya, Toshiba memperkenalkan GAL MK4007, yang menyimpan 40GB pada satu piring 1.8-inch, hard drive pertama menggunakan rekaman magnetik tegak lurus.
2006: Cornice dan Seagate sama-sama mengumumkan 1-inch hard drive yang memegang 12GB.
2016: Samsung memperkenalkan PM1633a berdasarkan interface 12Gb/s Serial Attached SCSI (SAS) dengan kemampuan menulis 1.200MB/s. Solid state drive ini merupakan yang terbesar saat ini dengan kemampuan menampung 15,36TB. Mengalahkan Seagate dan Western Digital yang masing-masing mempunyai hard drive penampung 8 dan 10TB data.
(Ahmad Luthfi)