SOLO - Setelah meluncurkan Toyota Calya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengajak jurnalis untuk menguji produk low cost green car (LCGC) terbarunya itu.
Test drive yang berlangsung selama dua hari itu mengmbil rute dari Semarang menuju Solo, Jawa Tengah, dengan menempuh jarak 69 kilometer.
Untuk menguji ketangguhan Calya, perjalanan melewati berbagai macam karakter jalan, mulai dari lurus hingga berbukit. Pada kesempatan ini, Okezone mengemudikan Toyota Calya tipe G bertransmisi otomatis dengan jumlah orang di dalam kendaraan empat. Jalur Semarang dan Solo ditempuh dalam dua jam.
Mesin 1,2 liter 3NR-VE yang diproduksi oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mampu meletupkan tenaga 86 hp dengan torsi maksimum 107 nm. Untuk melaju di jalan datar, Calya cukup mumpuni terlebih bobot kendaraan tak sampai 1.000 kilogram.
Sayangnya, transmisi otomatis dirasa masih kurang mampu memberi hentakan terutama saat melewati jalan tol Ungaran Bawen dengan karakter bukit yang sedikit menanjak. Posisi transmisi pada D (drive) harus diturunkan pada rasio yang kecil untuk mendapat tarikan tenaga bawah lebih maksimal.