Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cyclotron, Motor Futuristis Tak Perlu Dikendarai

Anton Suhartono , Jurnalis-Sabtu, 27 Agustus 2016 |15:06 WIB
Cyclotron, Motor Futuristis Tak Perlu Dikendarai
Cyclotron (Ashish Thulkar)
A
A
A

TORONTO - Teknologi kendaraan tanpa sopir atau otonom lebih banyak dikembangkan pada roda empat atau lebih, namun tidak banyak yang mengaplikasikannya pada roda dua. Salah satu alasannya adalah tingkat kesulitan yang tinggi.

Namun, produk bernama Cyclotron membuktikan bahwa motor bisa dibuat melaju sendiri ke tempat tujuan tanpa dikendarai. Meski baru sebatas desain, namun teknologi yang diaplikasikan pada Cyclotron sangat masuk akal untuk direalisasikan ke produksi massal.

Cyclotron dibuat oleh engineer asal Kanada, Charles Bombardier, dan seorang desainer industri Ashish Thulkar. Desainnya terinspirasi dari film fiksi ilmiah 'Tron' serta motor konsep C1 buatan Lits Motor. Maka tak heran jika desainnya futuristis.

Meski berwujud motor, dua penumpangnya duduk di dalam kabin. Berbeda dengan motor pada umumnya di mana pengendara duduk membelakangi penumpang, pada Cyclotron keduanya akan duduk saling berhadapan.

Dari sini diketahui bahwa Cyclotron didesain tidak perlu dikendalikan sama sekali. Penumpang tinggal duduk manis dan kendaraan akan mengantar mereka ke tujuan. Mereka juga tidak perlu khawatir motor akan jatuh.

Charles, seperti dikutip dari Weird, menjelaskan, motor tersebut bisa tetap seimbang berkat pengaplikasian teknologi gyroscope. Bahkan saat motor berhenti, penumpang tidak perlu menurunkan kaki ke tanah karena Cyclotron tidak akan jatuh.

"Dua penumpang bisa duduk saling berhadapan, bisa bersantai, mengobrol, bisa lebih saling mengenal satu sama lain," ungkap Charles.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement