"Kita semua memiliki banyak harapan bahwa Yahoo akan mampu membawa (Flickr) kembali ke kehidupan, tetapi perubahan yang diperkenalkan mengambil hal-hal yang kita benar-benar mencintai," jelas Laura Ward, fotografer asal London.
Ward merasa bahwa pengguna inti Flickr memberi umpan balik namun tidak didengarkan. "Itu sedikit menghina orang-orang yang telah menggunakan begitu aktif selama bertahun-tahun. Kami jelas tidak menjadi target audiens lagi," tuturnya.
Kekecewaan juga dialami oleh Sean Bonner, sebagai pengguna yang mengunggah hampir 13 ribu gambar ke situs Flickr. Menurut Bonner, banyak orang yang telah membayar uang untuk mendukung layanan, yang nyatanya tidak bekerja. Sehingga, orang menyerang dan meninggalkan layanan itu.
Bonner dan Ward masih menggunakan Flickr, walau hampir tidak aktif. Keduanya khawatir tentang masa depan platform di bawah kepemilikan Verizon.
Juru bicara Yahoo mengatakan, Flickr merupakan komunitas berbagi foto terbesar di dunia. "Platform untuk jutaan orang yang upload bersama lebih dari 12,4 miliar foto," ujar Yahoo.
(Ahmad Luthfi)