2. Pada putaran rendah, motor dapat bekerja dengan halus dan tidak ada kesalahan dalam proses pembakaran yang disebabkan langkah buang yang tidak sempurna.
3. Setiap proses kerja diselesaikan sepanjang satu langkah penuh sehingga dapat bekerja secara ideal yang menyababkan tenakan rata-rata yang dihasilkan menjadi lebih tinggi.
4. Cocok untuk putaran tinggi karena sistem pembilasannya lebih baik.
5. Pengaturan campuran udara dan bensin lebih mudah karena tidak dicampur dengan oli samping.
Kekurangan