Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wartel, Riwayatmu Kini

Aditya Gema Pratomo , Jurnalis-Senin, 11 Januari 2016 |17:30 WIB
Wartel, Riwayatmu Kini
Wartel, Riwayatmu Kini ( foto : Aditya Gema )
A
A
A

"Usaha ini saya buka di 2000-an, saat itu laris sekali. Kami sampai membuka hingga larut malam untuk mengakomodasi keinginan masyarakat," ujarnya kepada Okezone, Senin (11/1/2015).

Matanya menerawang melihat kondisi tersebut. Ia masih ingat dengan sangat jelas, betapa ramainya usahanya kala itu, hingga Deni bisa memenuhi kebutuhan keluarganya lebih dari cukup.

Setelah masa-masa keemasan, wartel pun meredup. Dia mengalihkan usahanya menjadi warung Internet (Warnet), hal tersebut dilakukan untuk menutupi kebutuhan hidup.

"Akhir 2010, saya putuskan menutup wartel ini, karena banyak yang sudah punya handphone. Apalagi provider banyak yang pasang tarif murah, kini saya menjalankan usaha warnet, walaupun popularitas warnet juga menurun belakangan ini," tuturnya.

Kini usaha tersebut mati satu persatu karena kehadiran ponsel pintar yang sangat multifungsi. Para pengusaha wartel harus mencari lahan usaha lain untuk mencari nafkah. Seleksi alam kadang memang tidak mengenal siapapun, tergantung dari mana kita bisa beradaptasi.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement