Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disewa Rp18 Juta per Hari, Lamborghini Kecelakaan hingga Ringsek

Anton Suhartono , Jurnalis-Sabtu, 02 Januari 2016 |07:09 WIB
Disewa Rp18 Juta per Hari, Lamborghini Kecelakaan hingga Ringsek
Mobil Lamborghini Huracan sewaan ringsek akibat kecelakaan. Mobil ini disewa Rp18 juta per hari (James Ford)
A
A
A

LONDON - Sebuah Lamborghini Huracan senilai 220 ribu poundsterling atau sekira RpRp4,4 miliar ringsek setelah mengalami kecelakaan tunggal di Bicester, Oxon, Inggris.

Kendaraan tersebut disewa oleh seorang pria 31 tahun untuk liburan Natal dari perusahaan rental mobil mewah Prestige Lifestyle.

Lamborghini berkelir hijau muda itu disewakan 900 poundsterling atau sekira Rp18,3 juta per hari. Diketahui, supercar tersebut mengalami kecelakaan saat melaju dengan kecepatan 240 kilometer per jam. Kerusakan parah terjadi di bagian kiri kendaraan.

Ini merupakan kecelakaan supercar sewaan kedua milik Prestige Lifestyle di 2015. Pada Agustus lalu, sebuah Ferrari 458 juga rusak berat setelah bertabrakan dengan taksi.

"Ini benar-benar membuat frustasi. Ini merupakan kejadian berulang yang mengerikan," kata James Ford, pemilih West Suxxes, perusahaan yang menaungi Presitige Lifestyle seperti dikutip dari Daily Mail.

Ferrari tersebut disewa untuk keperluan acara pernikahan. Usai mengantar pengantin, kuda jingkrak itu sedianya dikembalikan ke perusahaan penyewaan, namun sebelum sampai ke lokasi mengalami kecelakaan.

Uang 5.000 poundsterling sebagai deposit pun tidak bisa diambil oleh sang penyewa yang diketahui seorang pria berusia 29 tahun. Perusahaan asuransi tidak meng-cover biaya perbaikan mobil yang odometernya belum sampai 10 ribu kilometer itu. Saat itu biaya sewanya 850 poundsterling per hari.

"Saya berharap orang-orang lebih hormat pada supercar. Mereka harus sadar tidak terkalahkan (saat menggunakannya)," pungkas Ford.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement