Apa yang sudah didapatkan XL dari akuisisi Axis?
Keluar dari akuisisi adalah bagaimana kita menggunakan aset yang lain yang sudah didapat, jadi waktu itu aset yang kita dapat adalah aset pasif seperti tower dan equipment dan segala macamnya. Kalau itu tidak dipakai, maka itu akan lebih memberatkan kita. Jadi kita meningkatkan produktivitas dari fasilitas yang sudah kita miliki itu.
Kami juga dapat satu lagi, yaitu brand dengan merger Axis. Pilihannya apakah kita mau jadikan satu brand atau multi-brand padahal multi-brand itu mahal banget, terutama untuk masalah marketing bahkan bisa dua kali lipat, tetapi ini penting untuk yang punya multi segmen.
Lalu, apakah yang menjadi pilihan XL?
Kita lihat sekarang Indonesia segmennya berubah. Middle class-nya lama-lama berkembang sehingga kelas tingginya makin besar. Sedangkan kalau kita punya monolitic brand itu pasti approach kita larinya ke yang bawah karena kita mass approach value yang bisa dimasukkin adalah harga.