"Saya pikir hasil penelitian kami merupakan langkah penting dalam transformasi suara misterius ke dalam sinyal yang bisa dipahami," tutur peneliti senior, Fabrice Ardhuin. Ia mengatakan, pemahaman yang baik mengenai dengung ini memungkinkan untuk menciptakan peta yang lebih komprehensif dari interior Bumi.
Gelombang seismik menembus jauh ke dalam mantel Bumi dan bahkan dapat menembus bagian dalam dari inti Bumi. Analisis ini juga membantu ilmuwan membuat gambar lebih komprehensif terkait struktur planet Bumi.
NASA Percaya
Sementara, para peneliti lembaga antariksa dan penerbangan Amerika Serikat (NASA) meyakini bahwa suara misterius yang disebut sebagai terompet sangkakala itu ada. Suara itu, menurut para ilmuwan sebagai kebisingan dari latar belakang Bumi.
Namun, seperti dikutip Tech Times, para pakar NASA menekankan bahwa suara yang datang dari bumi bukan fiksi ilmiah. "Emisi radio alami dari planet bumi seperti ini sangat banyak dan lumrah terjadi,” jelas Jubir NASA.
(Amril Amarullah (Okezone))