Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil McLaren F1 Ini Ditaksir Laris Rp159 Miliar

Anton Suhartono , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2015 |07:17 WIB
Mobil McLaren F1 Ini Ditaksir Laris Rp159 Miliar
Mobil McLaren F1 Le Mans Spesification akan dilelang dan ditaksir bakal laku dengan harga Rp159 miliar (Foto: Reuters)
A
A
A

CALIFORNIA - Lelang mobil yang digelar RM Sotheby di California, Amerika Serikat, Monterey 2015 Classic Car Auctions pada Agustus 2015 bisa menjadi ajang penjualan mobil paling mahal di dunia.
 
Salah satu dari 20 mobil yang bakal menjadi perhatian adalah McLaren F1 LM-Spesification. Mobil sport tiga tempat duduk itu diperkirakan akan laris dengan harga USD12 juta atau sekira Rp159 miliar.
 
"Mobil tersebut adalah koleksi pribadi paling bernilai yang pernah dilelang," ujar Ian Kelleher, managing director RM Auctions, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/6/2015).
 
Menurut dia, McLaren F1 yang saat ini dipajang di Kantor Pusat Sotheby di Manhattan, New York, itu sudah menjalani upgrade mesin sehingga memenuhi spesifikasi balap Le Mans (LM). Hanya ada lima mobil McLaren seperti itu di dunia dan semuanya di-upgrade berdasarkan pesanan pemiliknya.
 
Selain McLaren F1 LM-Spesification, juga akan dilelang mobil lain seperti Ferrari Enzo model 2005 hadiah dari mantan pimpinan Ferrari Luca Cordero kepada Paus John Paul II. Hasil penjualan Ferrari tersebut akan disumbangkan kepada korban tsunami.
 
Selain itu, ada pula ada dua Bugatti Veyron dengan sasis bernomor 1 dan 300. Mobil tersebut merupakan unit pertama dan terakhir yang diproduksi Bugatti.
 
Mobil yang dilelang berusia paling lama 57 tahun. Porsche dan Ferrari buatan 1950 hingga 1960-an juga akan mengisi ruang lelang.
 
"Tahun lalu, kami mendapatkan hampir USD144 juta (sekira Rp1,9 triliun), jumlah terbesar untuk lelang tunggal. Tahun ini kami targetkan lebih dari itu," ungkapnya.

(Anton Suhartono)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement