Advertisement
Advertisement

Fenomena 'Bulan Darah' Iringi Gerhana Bulan Total

Lanjar Wiratri , Jurnalis-Kamis, 02 April 2015 |09:05 WIB
Fenomena 'Bulan Darah' Iringi Gerhana Bulan Total
Fenomena Bulan Darah Iringi Gerhana Bulan Total (Foto: Capitalotc)
A
A
A

CALIFORNIA – Gerhana Bulan total akan terjadi pada 4 April 2015 di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Fenomena langka tersebut diprediksi akan berlangsung selama lima menit dan dapat dinikmati di waktu berbeda di berbagai belahan Bumi. 

Dilansir laman Phys, Rabu (1/4/2015), jika negara di belahan Bumi lain seperti Amerika Serikat dan Kanada dapat menikmati gerhana Bulan di waktu fajar, negara-negara Asia Tenggara dan Australia dapat menikmati gerhana Bulan sejak Sabtu malam, 4 April 2015. Penduduk di negara-negara Asia Tenggara akan mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk melihat gerhana bulan.

Gerhana Bulan ini akan menjadi yang ketiga dari gerhana Bulan yang akan terjadi selama tahun 2014-2015. Menurut catatan lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, gerhana Bulan terjadi pada April 2014, Sepetember 2014, dan diperkirakan akan terjadi lagi pada 28 September 2015.

Gerhana Bulan sendiri terjadi ketika Bulan bergerak menukik menuju bayangan Bumi, dan hal tersebut menyebabkan sinar berwarna merah terjadi pada Bulan. "Selama gerhana, Bulan sering terlihat kemerahan karena sinar Matahari telah melewati atmosfer Bumi, yang menyaring sebagian besar sinar biru," ujar salah satu pejabat NASA.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement