OSLO - BlackBerry -- dulunya Research In Motion (RIM) -- dilaporkan mulai mengendurkan produksi smartphone flagship-nya Z10 dan Q10. Perusahaan mengurangi pemesanan dari dua juta unit menjadi satu juta unit.
Salah satu analis dari Jefferies & Co. Peter Misek menuturkan bahwa BlackBerry hanya memesan satu juta handset berbasis BlackBerry 10 (BB10), itu pun merupakan kombinasi dari Z10 dan Q10.
Ini menunjukkan bahwa perusahaan asal Kanada itu memangkas 50 persen pesanan sebelumnya, yakni dua juta unit. Demikian disadur dari BGR, Rabu (17/7/2013).
Akibat penurunan pemesanan, harga BlackBerry Z10 pun dilaporkan mengalami penurunan. Chief Executive Officer (CEO) BlackBerry Thorsten Heins berkilah, ini terjadi karena siklus produk akan kehadiran handset baru dan itu normal.
Sementara itu, jika menilik kelahiran smartphone flagship BlackBerry A10 yang baru hadir pada November 2013, mendatang. Komentar Heins nampaknya kurang masuk akal. Sejumlah pihak menilai bahwa langkah ini terlalu dini untuk mengendurkan produksi guna menyambut produk baru.
(Fetra Hariandja)