Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kedelai Hitam Berumur Genjah

Kedelai Hitam Berumur Genjah
Foto: perjalanan.blog.com
A
A
A

JAKARTA - Ternyata kedelai hitam yang di Indonesia diperuntukkan sebagai bahan baku kecap memiliki nutrisi prima, kandungan anthosianin tinggi, yang konon dapat digunakan sebagai senyawa antioksidan, pencegah tumor dan kardiovaskular.  Disebut kedelai hitam karena kulit bijnya berwarna hitam. 

Di negara lain, kedelai hitam sudah diolah menjadi beragam makanan seperti burger, ice-cream, dan sebagainya. Penggunaan kedelai hitam untuk bahan baku kecap tidak hanya meningkatkan kualitas warna kecap menjadi coklat hitam, namun juga akan meningkatkan nilai gizi terutama protein.

Selama 94 tahun (1918 – Juni 2012), pemerintah Indonesia telah melepas 73 varietas unggul kedelai, tujuh diantaranya adalah varietas kedelai hitam.  Kedelai hitam yang telah dilepas berumur 82 – 93 hari, artinya tidak satupun berumur genjah ( lebih dari 80 hari). 

Di era perubahan iklim, varietas berumur genjah bernilai strategis, karena lebih toleran terhadap kekeringan dan hama melalui mekanisme escape (terhindar) serta meningkatkan indeks pertanaman (IP). Program Insentif Riset Dasar (2010 dan 2011) Kementerian Riset dan Teknologi, telah menghasilkan dua calon varietas kedelai hitam yaitu W9837 x Cikuray-66 dan W9837 x 100H-236.

Galur W9837 x Cikuray-66 dan W9837 x 100H-236 memiliki berbagai keunggulan.  Galur W9837 x Cikuray-66, potensi hasil bijinya tinggi, hingga 3,15 t/ha (rata-rata 2,88 t/ha), berumur genjah (75 hari), rendemen kecap mencapai 888%, dan kecap yang dihasilkan berkategori disukai. 

Demikian juga dengan hasil biji W9837 x Cikuray-66 (2.88 t/ha), lebih tinggi dibandingkan dengan hasil biji varietas kedelai hitam terbaru yakni Detam 1 (2.66 t/ha) maupun Mallika (2.46 t/ha). Sedangkan hasil biji galur W9837 x 100H-236  rata-rata  mencapai 2.54 t/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan hasil biji varietas Mallika; toleran kekeringan pada fase reproduktif, berumur genjah, agak tahan hama pengisap polong dan karat daun, dan kecap yang dihasilkan berkategori disukai.

Dengan mempertimbangkan berbagai keunggulan tersebut, galur W9837 x Cikuray-66 dan W9837 x 100H-236 telah diusulkan kepada Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) Kementerian Pertanian untuk dilepas menjadi varietas unggul kedelai hitam pertama di Indonesia yang berumur genjah, masing-masing dengan nama DETAM 3 PRIDA  dan DETAM 4 PRIDA (Detam = kedelai hitam; Prida = Program Insentif Riser Dasar).  (mma) (adv)

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement