JAKARTA - Handgrip merupakan salah satu titik kontak utama antara pengendara dan sepeda motor. Handgrip ternyata juga berpengaruh terhadap pengalaman berkendara.
Karena dalam perjalanan, tangan pengendara bakal terus berinteraksi dengan handgrip, baik dalam kondisi cuaca panas terik hingga hujan.
"Sepanjang perjalanan, tangan pengendara terus berinteraksi dengan komponen ini. Panas, hujan, keringat, kelembapan, getaran mesin, hingga penggunaan sehari-hari membuat karakter sebuah handgrip berpengaruh langsung terhadap riding experience," kata Founder Itamoto, Dika, Rabu (14/10/2026).
Karena pengendara terus berinteraksi dengan handgrip saat perjalanan, material pembuatannya menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Material yang terlalu keras dapat terasa kurang nyaman sekaligus meneruskan lebih banyak getaran dari handlebar ke tangan pengendara.
Sebaliknya, material yang terlalu lunak juga memiliki tantangan tersendiri. Hal ini mulai dari durability, perubahan karakter material, hingga permukaan yang dapat menjadi lengket setelah terus terpapar panas.
Kondisi ini dapat mempengaruhi pengalaman berkendara pengendara motor, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Pihaknya kemudian mengembangkan DOTS handgrip dengan material durasoft compound. Model ini dikembangkan untuk menghasilkan karakter dan tahan untuk penggunaan sehari-hari. Karakter materialnya membantu meredam getaran yang diteruskan melalui handlebar.