OpenAI kini memperkuat langkah-langkah pengamanan untuk model penelitiannya. Perusahaan akan mencegah model-model tersebut mengakses internet secara langsung (hanya menyajikan konten yang tersimpan dalam cache) serta menerapkan lebih banyak pembatasan jaringan dan pemantauan. Perusahaan mulai menambahkan langkah pengamanan ini sejak insiden Hugging Face, tetapi belum diterapkan tepat waktu untuk mencegah peretasan di Australia.
Khusus untuk kasus di Australia, OpenAI bekerja sama dengan instansi pengelola situs terdampak dan menawarkan dukungan khusus. Perusahaan juga akan memanfaatkan dana "Daybreak for Frontline Defenders" senilai 1 miliar dolar AS untuk memperkuat pertahanan siber instansi pemerintah. Selain itu, OpenAI membentuk satuan tugas (satgas) khusus Australia guna meningkatkan komunikasi dan koordinasi jika terjadi insiden di masa mendatang.
"Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memulihkan kepercayaan, dan kami bertanggung jawab untuk menunjukkan kepada masyarakat Australia bahwa kami melakukan perubahan nyata serta menepati janji-janji kami," tulis OpenAI dalam artikel blog resminya.
(Rahman Asmardika)