Daya tarik utama yang dikedepankan Qualcomm pada kedua platform ini adalah agentic AI yang didukung oleh NPU Hexagon yang ditingkatkan. Ini mencakup Element Accelerator baru dan dukungan untuk context window hingga 32K. Qualcomm menyatakan bahwa cip ini mampu menjalankan model AI hingga 200 juta parameter.
Versi Extreme mendorong agentic AI ini lebih jauh dengan Sensing Hub yang menggunakan dua Micro NPU. Qualcomm mengklaim konfigurasi tersebut memberikan peningkatan performa hingga 85% dan efisiensi 20% lebih baik untuk tugas-tugas seperti memahami pesan, email, dan percakapan sesuai konteksnya.
Kemampuan gaming juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan fitur Adreno Neural Fusion yang didukung AI untuk memperbaiki frame generation, kualitas gambar, dan visual secara keseluruhan. Versi Extreme menambahkan matrix core khusus serta memori berkinerja tinggi untuk memaksimalkan peningkatan tersebut.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 akan bersaing dengan cip-cip flagship lainnya seperti Apple A20 Pro dan MediaTek Dimensity 9600 Pro.
(Rahman Asmardika)