China Luncurkan Misi Shenzhou-23, Bawa Astronot Tinggal di Orbit Setahun Penuh

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 25 Mei 2026 15:20 WIB
Misi Shenzhou-23 diluncurkan dari Pusat Peluncuran Jiuquan di Gurun Gobi, barat laut China, 24 Mei 2026.
Share :

Ia juga menggarisbawahi pentingnya sistem daur ulang air dan udara yang andal, serta kemampuan kru untuk menangani potensi keadaan darurat medis jauh dari Bumi.

China "secara bertahap" membangun pengalaman operasional untuk "pendudukan berkelanjutan" di stasiun ruang angkasa Tiangong. Misi selama setahun ini merupakan langkah penting menuju ambisi bulan di masa depan serta potensi ambisi ruang angkasa yang lebih dalam, kata de Grijs kepada AFP.

"Satu tahun di orbit mendorong perangkat keras dan manusia ke rezim operasional yang berbeda dibandingkan dengan misi Shenzhou yang lebih singkat pada fase-fase awal program," katanya. Sebagai catatan, awak di Tiangong hingga saat ini sebagian besar hanya berada di orbit selama enam bulan sebelum akhirnya diganti.

Misi Shenzhou-23 adalah bagian dari tujuan besar China untuk mendaratkan astronot di Bulan sebelum tahun 2030—sebuah perlombaan antariksa yang juga diikuti oleh Amerika Serikat melalui program Artemis-nya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya