Peneliti Ungkap Angka Kelahiran Global Anjlok Setelah Adopsi Luas Smartphone

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2026 11:51 WIB
Ilustrasi.
Share :

Para peneliti berpendapat bahwa ponsel pintar mengubah cara anak muda menghabiskan waktu bersama dan secara tajam mengurangi interaksi sosial tatap muka. Angka kelahiran di kalangan remaja dan dewasa muda di AS, Inggris, dan Australia secara umum stabil pada awal tahun 2000-an sebelum mulai menurun setelah tahun 2007, ketika perangkat tersebut diadopsi secara luas.

Tren serupa telah tercatat di seluruh dunia, kata media tersebut. Prancis dan Polandia mengalami penurunan yang sebanding sejak tahun 2009, diikuti oleh Meksiko, Maroko, dan Indonesia sekitar tahun 2012, sementara Ghana, Nigeria, dan Senegal mencatat penurunan tajam antara tahun 2013 dan 2015.

Menurut laporan Eurostat yang diterbitkan bulan lalu, populasi Uni Eropa diproyeksikan menyusut sebesar 11%, atau sekitar 53 juta orang, selama 75 tahun ke depan. Populasi kawasan ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 453 juta jiwa pada tahun 2029 sebelum turun di bawah 400 juta jiwa pada akhir abad ini karena angka kesuburan menurun menjadi sekitar 1,3 anak per wanita.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali hubungan sosial, para pembuat kebijakan Rusia pada tahun 2024 memperkenalkan pembatasan yang melarang siswa menggunakan telepon seluler di sekolah, dengan pengecualian hanya diperbolehkan untuk keadaan darurat.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya