Dalam kondisi lalu lintas yang sangat padat dan tidak memungkinkan untuk menepi, pengendara harus berhenti dan memberikan ruang semaksimal mungkin. Mematikan mesin dapat dilakukan bila memang hal itu diperlukan.
Pengendara dilarang mengikuti ambulans untuk menerobos kemacetan. Tindakan ini berbahaya, tidak bertanggung jawab, dan dapat menghambat laju ambulans. Prioritas utama adalah keselamatan dan kelancaran kendaraan darurat.
“Mengikuti ambulans untuk kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Selain berisiko tinggi, hal tersebut juga mengganggu upaya penyelamatan yang sedang berlangsung. Kami mengajak seluruh pengendara sepeda motor untuk mengedepankan empati dan tetap konsisten menerapkan Cari aman dalam setiap situasi,” tambah Agus Sani.
Prinsip keselamatan menjadi penting, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi saat situasi darurat. Safety riding mencakup kesiapan berkendara, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan membaca kondisi lalu lintas secara tepat. Dengan pemahaman yang baik, pengendara dapat mengambil keputusan yang aman dan tidak merugikan sesama pengguna jalan.
(Erha Aprili Ramadhoni)