Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Minggu 26 April 2026 14:30 WIB
Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat (Ilustrasi/Freepik)
Share :

JAKARTA - Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, radiator punya peran penting dalam menjaga kinerja mesin mobil baik bensin maupun diesel, termasuk pada hybrid. Masalahnya adalah suhu lingkungan yang tinggi kerap menyulitkan kerja radiator, bahkan memicu mesin overheat.

1. Cara Kerja Radiator

Cairan pendingin atau radiator coolant mengalir ke water jacket pada mesin untuk menyerap panasnya. Pada saat mengalir, coolant menyerap suhu panas dan membawanya ke radiator.

Setelah sampai di radiator, air yang membawa suhu panas masuk ke dalam upper tank. Coolant dialirkan lagi untuk turun ke dalam radiator core yang memiliki fungsi untuk membuang suhu panas ke udara luar yang diambil dari arah depan mobil saat melaju.

Kipas radiator membantu kerja radiator dengan mengisap udara panas dari rumah radiator. Setelah suhu panas dipindahkan ke udara, air kembali menjadi dingin dan dialirkan lagi untuk menyerap suhu panas mesin secara berkelanjutan.

2. Penyebab Radiator Rusak

Lalu, apa saja faktor yang dapat menyebabkan radiator menjadi rusak? Berikut penjelasannya sebagaimana dibagikan Auto2000, Minggu (26/4/2026):

Radiator Kotor dan Tersumbat

Umumnya, kemungkinan terbesar penyebab sirkulasi air radiator rusak adalah karena adanya penumpukan kotoran pada radiator. Kotoran seperti endapan deposit yang terjadi pada saluran pipa pendingin dan partikel korosif pada radiator dapat menempel dan mengendap, sehingga membuat jalur sirkulasi terhambat.

Radiator dapat mengalami tersumbat biasanya disebabkan oleh penggunaan cairan radiator yang tidak tepat. Oleh karena itu, pemilik kendaraan harus memilih cairan radiator yang sesuai dengan mesin mobil.

Water Pump Rusak

Kerusakan pada water pump umumnya terletak pada bagian kipas (impeller) yang sudah mengalami korosi atau retak. Selain itu seringkali terjadi kebocoran pada water pump sehingga menyebabkan jumlah air pendingin menjadi berkurang. Kalau komponen ini rusak, satu-satunya cara adalah dengan mengganti water pump tersebut.

Kerusakan pada Thermostat

Thermostat memiliki peranan penting untuk menjaga kestabilan suhu pada mesin mobil. Bila rusak, maka sirkulasi cairan radiator pada mobil akan bermasalah dan thermostat perlu diganti dengan yang baru.

Fan Belt Putus

Apabila fan belt ini putus maka water pump tidak akan dapat berputar untuk menyirkulasikan cairan pendingin. Karena itu, pemilik kendaraan harus menggantinya dengan yang baru atau dapat mulai menggantinya ketika melihat fan belt mengalami kendur dan permukaannya terlihat mulai retak sebagai langkah antisipasi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya