Sony Akan Bawa Teknologi Frame Generation ke PlayStation

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 24 Maret 2026 17:10 WIB
Sony PlayStation 5.
Share :

JAKARTA – Sony tampaknya sedang mempersiapkan langkah besar berikutnya dalam grafis konsol, dan kali ini fokusnya adalah pada kecerdasan buatan (AI). Arsitek utama PlayStation telah mengonfirmasi bahwa fitur peningkatan frame (frame generation) berbasis pembelajaran mesin ada dalam rencana pengembangan. Fitur ini bertujuan meningkatkan frame rate tanpa memerlukan peningkatan daya perangkat keras secara signifikan.

Dilansir Gizmochina, kabar terbaru ini datang dari Mark Cerny, yang berbicara tentang rencana Sony dalam sebuah wawancara baru-baru ini yang disorot oleh Digital Foundry. Menurutnya, Sony telah bekerja sama erat dengan AMD di bawah inisiatif bersama yang disebut Project Amethyst. Idenya adalah mengembangkan teknologi grafis dan pembelajaran mesin yang secara khusus disesuaikan untuk perangkat keras PlayStation.

Sebagian besar upaya tersebut berpusat pada rangkaian FSR Redstone AMD yang akan datang. Ini mencakup tidak hanya peningkatan resolusi (upscaling), tetapi juga peningkatan frame dan sesuatu yang disebut ray reconstruction. Cerny menunjukkan bahwa PSSR (PlayStation Spectral Super Resolution) milik Sony sudah memiliki elemen inti yang sama dengan banyak teknologi serupa, setidaknya di sisi peningkatan resolusi. Jadi ini bukan jalur yang sepenuhnya terpisah, melainkan perluasan dari apa yang sudah ada.

 

Intinya, peningkatan frame berbasis AI yang lebih baik akan segera hadir, meskipun tidak dalam waktu dekat. Cerny menjelaskan bahwa tidak ada hal baru di bidang ini yang diharapkan untuk sisa tahun 2026. Namun, persiapannya tampaknya sudah berjalan dengan baik, dan baik Sony maupun AMD cukup yakin tentang arah perkembangannya.

Jika ini terdengar familiar, itu karena teknologi serupa sudah hadir di PC, bahkan di beberapa smartphone. DLSS NVIDIA dan solusi AMD menggunakan AI untuk menghasilkan frame tambahan di antara frame yang dirender, membuat game terlihat lebih halus meski pada frame rate dasar yang lebih rendah. Membawa hal itu ke konsol dapat membantu menjembatani kesenjangan antara kualitas visual dan performa, terutama karena game semakin menuntut.

Mengenai kapan teknologi ini akan muncul, belum ada jadwal resmi. Namun demikian, sulit untuk tidak menghubungkannya dengan generasi perangkat keras PlayStation berikutnya. Arah Sony cukup jelas: lebih mengandalkan AI untuk memaksimalkan perangkat kerasnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya