JAKARTA - Suzuki meluncurkan e Vitara dengan harga Rp200 jutaan. Suzuki e Vitara dengan harga "murah" itu meluncur untuk pasar India.
Maruti Suzuki memperkenalkan program battery-as a service (BaaS) pada e Vitara. Lewat skema sewa baterai ini, e Vitara dibanderol 10,99 lakh Rupee atau sekitar Rp204 jutaan.
Di India, e Vitara bersaing dengan sejumlah model listrik lainnya yaitu Hyundai Creta EV, Mahindra XEV 9e, MG ZS EV, dan Tata Curvv EV. e Vitara diproduksi di fasilitas merek di Gujarat. Produksi buatan pabrik itu juga dikirim untuk pasar ekspor.
Melansir Gaadiwaadi, Jumat (20/2/2026), SUV ini menggunakan platform Heartect-e khusus, dengan panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi sekitar 1.640 mm, serta jarak sumbu roda yang luas yaitu 2.700 mm. Jarak ground clearance mencapai sekitar 185 mm dalam kondisi tanpa muatan dan kapasitas bagasinya mencapai 310 liter.
Di bagian dalam, terdapat layar infotainment 10,25 inci yang mendukung konektivitas smartphone nirkabel, panel instrumen digital 10,1 inci, kursi depan elektrik.
Maruti Suzuki e Vitara dibekali baterai lithium iron phospate yang dipasok oleh BYD. Konfigurasi dasar menggunakan paket 48,8 kWh yang dipasangkan dengan motor yang menghasilkan 144 PS dan 192,5 Nm. Sementara versi yang lebih besar menggunakan baterai berkapasitas 61,1 kWh, menghasilkan 174 PS dengan torsi yang sama.
Kedua varian telah mendukung pengisian cepat DC. Ini memungkinkan pengisian daya dari 0 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit. Sementara baterai yang lebih besar diklaim mampu menempuh jarak hingga 543 km.