Lebih dari 100 Spesies Baru Ditemukan di Ngarai Laut Dalam Lepas Pantai Selandia Baru

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 12 Maret 2024 12:48 WIB
Spesies baru cumi-cumi yang ditemukan di Bounty Through Selandia Baru. (Foto: NIWA/Ocean Census)
Share :

Namun, tidak semua spesies dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam pohon taksonomi kehidupan. Satu contoh spesies membuat bingung anggota tim yang berspekulasi apakah itu mungkin bintang laut, anemon laut, atau makhluk mirip zoanthid, namun makhluk tersebut tidak termasuk dalam kategori mana pun.

“Ada banyak pakar yang sangat bersemangat di sini,” jelas Dr Michela Mitchell, ahli taksonomi di Queensland Museum Network.

“Kami sekarang berpikir itu mungkin merupakan spesies oktocoral baru, tetapi juga merupakan genus baru (pengelompokan spesies yang lebih luas). Yang lebih menarik lagi, bisa jadi kelompok tersebut merupakan kelompok baru di luar octocoral. Jika ya, maka ini adalah penemuan yang signifikan bagi laut dalam dan memberi kita gambaran yang lebih jelas tentang keanekaragaman hayati unik di planet ini,” tambahnya.

Diperkirakan 91 persen spesies laut saat ini belum diketahui ilmu pengetahuan, sementara lebih dari 80 persen lautan belum dipetakan dan dieksplorasi. Untungnya, banyak ilmuwan yang bekerja keras untuk mengubah hal tersebut.

Didirikan oleh Nippon Foundation Jepang dan kelompok Nekton yang berbasis di Inggris, Ocean Census telah menetapkan target untuk mendokumentasikan 100.000 spesies baru dalam satu dekade sebelum mereka berpotensi hilang akibat banyaknya masalah yang dihadapi lautan di dunia, seperti polusi, penangkapan ikan berlebihan, dan polusi. perubahan iklim.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya