Adapun satelit tersebut menunjukkan Atatra, sebuah lingkungan di kota Beit Lahiya, Jalur Gaza utara. Pengambilan foto pertama dilakukan pada tanggal 10 Mei dan foto kedua pada tanggal 21 Oktober. Perbedaan yang jelas terlihat dari foto-foto yang diambil oleh satelit. Gaza benar-benar menyisakan puing-puing berserakkan.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel telah mengizinkan lebih dari 70 truk yang membawa bantuan masuk ke Gaza dari Mesir melalui perlintasan Rafah, satu-satunya pintu masuk ke Gaza yang tidak dikontrol oleh Israel.
Namun, para pekerja bantuan mengatakan bahwa konvoi-konvoi tersebut hanya memenuhi sebagian kecil dari kebutuhan kemanusiaan yang terus meningkat di wilayah tersebut. Sebelum perang, rata-rata 500 truk masuk ke Gaza setiap harinya.
Sebagai tambahan informasi, Israel telah membombardir Gaza sejak 7 Oktober lalu. Terdapat 2,3 juta penduduk Gaza yang berjuang dengan kurangnya makanan, air, bahan bakar dan obat-obatan akibat blokade Israel terhadap wilayah tersebut. Hanya beberapa truk bantuan yang telah menyeberang ke Gaza sejak dibukanya pintu perlintasan Rafah akhir pekan lalu. (Salsabila Nur Azizah)
(Saliki Dwi Saputra )