Berantas Judi Online, Kominfo Serahkan Ribuan Data Situs Judi Online ke Polri

Irfan Maulana, Jurnalis
Jum'at 20 Oktober 2023 16:42 WIB
Ilustrasi judi online. (Doc. Freepik)
Share :

 

JAKARTA - Sebanyak ribuan data situs judi online telah diserahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk ditindak secara hukum.

Lebih lanjut dalam waktu dekat, Kemenkominfo akan melakukan rapat koordinasi dengan Polri terkait pemberantasan judi online

 BACA JUGA:

"Minggu depan kami akan koordinasi lagi untuk sama-sama membicarakan tentang kelanjutan pemberantasan judi online," ujar Menkominfo, Budi Arie Setiadi di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, (20/10/2023).

Kata dia, sejauh ini Polri sudah melakukan tindakan hukum terhadap pengelola hingga pihak yang mempromosikan judi online.

Dia pun menegaskan bahwa, Kemenkominfo menyerahkan sepenuhnya kepada Polri untuk menerapkan hukum yang berlaku terkait Judi online.

"Kan kita memberikan datanya, pokoknya gini loh, penegakan hukum bukan urusannya Kominfo, urusan aparat penegakan hukum, kepolisian Republik Indonesia," ucapnya.

 BACA JUGA:

Sejauh ini, Kemenkominfo sudah memblokir sebanyak 425.506 konten judi online dalam kurun waktu 18 Juli sampai 18 Oktober 2023. 236.098 konten itu diantaranya berasal dari situs atau alamat internet protokol (IP address). Kemudian, 17.235 konten dari file sharing. Lalu, 171.175 konten dari media sosial.

Kemenkominfo juga telah menegur keras perusahaan platform META karena memfasilitasi judi online. Teguran itu berisi permintaan Kemenkominfo agar perusahaan milik Mark Zuckerberg itu memblokir konten dan iklan judi online dalam kurun 1X24 jam.

Hasilnya, hingga 11 oktober 2023 META telah menghapus lebih dari 1,65 juta konten perjudian. Kemudian, lebih dari 450.000 iklan perjudian yang menargetkan pengguna di Indonesia serta melanggar kebijakan META.

Selain itu, Kemenkominfo juga sudah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memblokir 2.760 Rekening Bank yang Digunakan Transaksi Judi Online

Budi pun mengungkapkan bahwa nilai transaksi judi online ini mencapai Rp 350 Triliun. Pihaknya pun sudah memblokir

(Imantoko Kurniadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya