Dinosaurus Ini Ngumpet dari Ahli Paleontologi Eropa, Hingga Kini Masih Terus Dicari

Redaksi, Jurnalis
Kamis 07 September 2023 16:22 WIB
Misteri Dinosaurus di Eropa (Foto: Pop Sci)
Share :

DINOSAURUS besar asal Amerika Utara seperti Tyrannosaurus rex dan Triceratops sering kali menjadi tokoh utama dalam berbagai film masa kini. Namun tahukah Anda, mereka hanyalah beberapa jenis dinosaurus yang ada di Bumi. Kawanan mereka yang jauh lebih kecil berasal dari Eropa telah menjadi perhatian baru sejak diterbitkannya jurnal Fossil Record yang dieksplorasi lebih jauh tentang kehidupan mereka di pulau tersebut.

Pada zaman Kapur Akhir di antara 100 sampai 66 juta tahun yang lalu, Eropa jauh berbeda dengan saat ini yang berupa benua dengan pulau-pulau besar dan kecil di laut tropis yang dangkal. Maka dari itu, jenis dinosaurus yang hidup di daerah ini berbeda dengan yang ada di daratan. Mereka termasuk theropoda kecil dan sedang, ankylosaurus yang bertubuh besar dan berlapis baja, sauropoda dengan leher panjang yang khas, hadrosaurus berparuh bebek, dan rhabdodontid.

Menurut sebuah penelitian Fossil Record yang dikutip dari Popular Science, Kamis (7/9/2023), keluarga penting di kepulauan Eropa pada era Kapur Akhir ini adalah Rhabdodontidae. Keluarga ini terdiri dari herbivora yang biasanya berukuran kecil hingga sedang berdasarkan standar dinosaurus dan memiliki panjang antara 6,5 hingga hampir 20 kaki.

"Mereka mungkin merupakan herbivora berkaki dua, yang ditandai dengan tubuh yang agak gempal, dengan tungkai belakang yang kuat, tungkai depan yang pendek, ekor yang panjang, dan tengkorak segitiga yang relatif besar yang meruncing ke arah depan dan berakhir dengan moncong yang sempit." Ujar Felix Augustin, salah satu penulis studi dan ahli paleontologi vertebrata dari Universitas Tübingen.

Fakta bahwa dinosaurus ini memiliki tengkorak yang relatif kokoh, rahang yang kuat, gigi yang besar, dan paruh yang tajam yang dilapisi keratin menunjukkan bahwa mereka dapat beradaptasi dengan baik untuk memakan tanaman yang keras.

Bukti lain menunjukkan bahwa hewan ini merupakan hewan sosial. Hal ini berdasarkan sisa-sisa fosil yang ditemukan berkelompok dengan beberapa dinosaurus lain dari berbagai usia. Fosil Rhabdodontids, atau dinosaurus "gigi batang", juga hanya ditemukan di Eropa pada bebatuan yang berasal dari 86 hingga 66 juta tahun yang lalu, yang menunjukkan bahwa mereka merupakan hewan endemik di Kepulauan Eropa Kapur Akhir.

Sebelumnya, para ilmuwan telah menemukan sembilan spesies fosil dinosaurus yang berbeda dari Prancis, Spanyol, Austria, Hungaria, dan Rumania.

Felix Augustin juga menambahkan bahwa spesies Rhabdodontid pertama diberi nama ilmiah sudah lebih dari 150 tahun yang lalu, dan kemudian terakhir baru-baru ini pada November 2022. Masih banyak yang harus dipelajari secara mendalam mengenai spesies dinosaurus ini meski telah memiliki sejarah penelitian panjang. Ini disababkan penggambaran tentang dunia dinosaurus masih sangat bias pada jenis dinosaurus di Amerika Utara dan Asia yang terkenal.

Rhabdodontids dari Eropa Barat punah 69 juta tahun yang lalu, mungkin sebagai akibat dari perubahan lingkungan yang mempengaruhi tanaman yang mereka makan. Di sisi lain, dinosaurus Eropa Timur hidup jutaan tahun lebih lama dan merupakan salah satu dinosaurus non unggas terakhir yang masih hidup pada akhir Periode Kapur. 

Para peneliti masih mencari kerangka Rhabdodontid yang lengkap karena fosil dinosaurus Kapur Akhir lebih sedikit ditemukan di beberapa bagian Eropa daripada di Amerika Utara atau Asia. Mereka umum ditemukan selama masa Kapur di Eropa, tetapi informasi lebih lanjut tentang proporsi tubuh, postur, alat gerak, dan kebiasaan makan mereka masih menjadi misteri bagi para ahli paleontologi.

Menurut Felix Augustin, mayoritas fosil Rhabdodontid yang baru ditemukan dan sudah diawetkan dengan baik di Eropa selama beberapa dekade sebelumnya masih perlu diteliti. Sebuah proyek penelitian kolaboratif sedang berlangsung untuk menemukan lebih banyak tentang evolusi dan cara hidup dinosaurus yang menarik. (Taja Aurora Bianca)

(Saliki Dwi Saputra )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya