JAKARTA - Fenomena langka Super Blue Moon bakal berlangsung mulai Rabu (30/8/2023) ini hingga Kamis (31/8/2023) pagi. Tapi jangan berfikir Bulan akan terlihat bewarna biru nanti.
Yup, fenomena Super Blue Moon memang banyak bikin orang salah kaprah.
Fenomena yang namanya berarti Bulan Biru Super itu membuat banyak orang berpikir satelit Bumi itu akan terlihat berwarna biru.
Nyatanya tidak demikian karena nanti malam Bulan masih akan seperti pada umumnya.
"Biru itu hanya istilah saja. Warnanya akan seperti Bulan biasa saja," ujar Dion Danarianto, Peneliti Astrofisika BRIN seperti dikutip kanal YouTube Planetarium dan Observatorium Jakarta, Rabu (30/8/2023).
"Meski pun Bulan memang bisa terlihat berwarna biru," sambung Dion.
Dia menjelaskan Bulan akan terlihat berwarna biru bukan karena kondisi alami yang terjadi di Bulan. Alih-alih kondisi itu terjadi karena faktor di luar Bulan.
Misalnya di Bumi tengah terjadi kebakaran hutan yang sangat luar biasa dan gunung api yang meletus. Alhasil udara dan atmosfir dipenuhi dengan debu.
"Kondisi itu membuat cahaya bulan terhalang. Cahaya merahnya terhamburkan dan memungkinkan terlihat biru. Tapi enggak biru banget," jelas Dion.