“Ada yang minta dikirim pas ulang tahun, dipitain mobilnya. Ada juga yang beli banyak, terus pas diantar minta dijejerin buat di foto, dijadikan konten. Tapi ya kita lakuin aja biar konsumen puas,” ujarnya.
Bahkan, wiraniaga tersebut mengatakan ada konsumen yang meminta pelat nomor “Dewa” atau RF seperti yang digunakan pejabat. Namun, tenaga penjual tersebut mengatakan itu tak dapat dilakukan karena merupakan pelat nomor khusus.
“Kalau dulu banyak (permintaan pelat nomor RF). Sekarang sudah nggak bisa. Dulu ada yang minta pesan pelat RF, sampai mau dibayarin, tapi kan nggak bisa. Bukan pelat sembarangan,” ucapnya.
(Imantoko Kurniadi)