KONSTELASI satelit orbit bumi Starlink yang dimiliki Elon Musk ternyata berbahaya buat perkembangan astronomi luar angkasa. Satelit yang posisinya berada di orbit rendah bumi itu ternyata bisa memancarkan radiasi yang berbahaya ke luar angkasa.
Parahnya jumlah satelit Starlink hingga kini sudah mencapai 4.000 lebih. Artinya paparan radiasi yang disebabkan oleh satelit Starlink semakin berbahaya buat luar angkasa. Apalagi Elon Musk justru berencana menambah jumlah satelit Starlink hingga 12.000 unit.
Potensi adanya radiasi yang disebaban oleh konstelasi satelit Starlink itu diketahui terkumpul dalam penelitian berjudul "Unintended electromagnetic radiation from Starlink satellites detected with LOFAR between 110 and 188 MHz". Dalam laporan tersebut diteliti sebanyak 68 satelit Starlink dengan menggunakan teleskop Low Frequency Array (LOFAR).
Hasilnya 47 dari 68 satelit Starlink justru menghasilan degungan radio yang ada di rentang frekuensi 150.05 dan 153 MHz.
"Rentang frekuensi tersebut justru dilindungi karena dialokasian untuk astronomi radio dari International Telecommunications Union," ujar Cess Bassa, astronom dari Netherland Institute for Radio Astronomy.
Disebutan Independen, saat ini pelanggan jasa internet Starlink telah mencapai 1,5 juta orang di seluruh dunia. Elon Musk sendiri menargetkan penggunaan Starlink bagi warga yang tinggal di berbagai lokasi yang sulit dijangkau oleh akses internet.