Tahukah Kamu, Gergaji Mesin Awalnya Dibuat untuk Bantu Lahiran Loh

Wahyu Sibarani, Jurnalis
Senin 12 Juni 2023 18:19 WIB
Gergaji Mesin. (Foto: Wikimedia Commons)
Share :

Hebatnya keberhasilan Jean-Rene Sigault langsung diakui oleh kalangan medis. Upaya symphysiotomy kemudian dikembangkan dengan alat khusus yang uniknya menggunakan gerigi layaknya gergaji. Pada 1785 dua orang dokter asal Skotlandia, John Aitken dan James Jeffray menggunakan alat yang kemudian dikenal sebagai gergaji fleksibel Aitkens.

Alat pemotong ini dirancang khusus untuk memudahkan pengangkatan tulang panggul wanita dan mengurangi waktu persalinan. Gergaji mesin yang fleksibel juga menyebabkan lebih sedikit trauma.

Anthony Tizzano mengatakan gergaji fleksibel Aitkens dibuat dengan rantai penghubung bergerigi halus dengan gagang di kedua ujungnya. Salah satu pegangannya dapat dilepas sehingga dokter dapat memasang jarum berujung tumpul di ujung rantai.

Pada tahun 1890-an, dokter kandungan Italia Leonardo Gigli mengembangkan alat yang yang dikenal sebagai gergaji kawat bengkok Gigli. Gergaji mesin ini fungsinya mirip dengan gergaji Aikens tetapi memiliki pegangan berbentuk T yang lebih mudah digenggam. Ada juga gergahi buatan Bernhard Heine, yang kini kita kenal sekarang.

Saat ini teknik symphysiotomy dengan menggunakan gergaji justru mulai ditinggalkan. Hal itu terjadi karena teknologi kesehatan dan persalinan juga semakin baik dan canggih. Selain itu, siapa lagi yang masih berani melihat gergaji mesin digunakan saat proses persalinan?

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya