Jangan Panik! Penyebab Mobil Matik Tidak Berjalan Meski Persneling Sudah pada Posisi D

Danendra Primo Adil, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 17:00 WIB
Ilustrasi persneling mobil matik. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Saat ini mobil bertransmisi otomatis cenderung diminati oleh banyak orang karena praktis. Mobil matik dianggap cocok digunakan di wilayah perkotaan yang sering macet.

Transmisi otomatis sendiri adalah sistem transmisi yang mengubah rasio gigi secara otomatis tanpa campur tangan pengemudi.

Berbeda dengan manual, untuk memindahkan gigi pengemudi harus melakukannya secara mandiri dan diikuti menginjak kopling.

Namun, perawatan yang dilakukan pada transmisi matik juga perlu lebih ekstra agar tetap dalam kondisi yang prima dan optimal.

Salah satu masalah yang suka terjadi adalah mobil tidak berjalan meski persneling sudah dalam posisi D. Posisi D sendiri adalah posisi persneling saat ingin menjalankan mobil maju.

Jika kondisi ini terjadi pada mobil Anda, tidak perlu panik. Berikut penyebab mobil tidak berjalan meski persneling sudah dalam posisi D, dikutip dari Auto2000:

1. Transmisi slip

Transmisi slip dapat disebabkan karena torque converter rusak. Kekurangan oli transmisi juga bisa jadi penyebab mobil tidak berjalan meski sudah di posisi D.

2. Masalah pada switch transmisi

Switch transmisi adalah komponen elektronik yang mendeteksi posisi tuas transmisi dan memberikan sinyal kepada sistem transmisi untuk memindahkan gigi dengan benar.

Jika switch transmisi rusak atau mengalami kegagalan, dapat terjadi ketidakcocokan antara posisi tuas transmisi dan perpindahan gigi yang sesuai.

3. Masalah elektronik

Transmisi matik modern memiliki banyak komponen elektronik yang terhubung dengan sistem kendaraan lainnya. Jika ada masalah dengan sensor, modul, atau kabel yang terkait dengan transmisi. Hal ini dapat memmengaruhi kinerja transmisi dan menyebabkan mobil tidak maju.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya