3 Kasus Kecelakaan Bus Paling Mengerikan di Indonesia, Kelalaian Jadi Penyebab Utama

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 08 Mei 2023 12:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)
Share :

JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus masih kerap terjadi di Indonesia. Bahkan, ada kasus kecelakaan paling mengerikan yang mengakibatkan puluhan nyawa melayang.

Meski itensitas kecelakaan bus masih tinggi, tapi di sisi lain bus masih menjadi moda transportasi yang diandalkan masyarakat untuk bepergian karena harganya murah.

Untuk mengantisipasi lebih banyak korban, pemerintah berupaya mengharuskan PO bus menyediakan alat tanggap darurat seperti pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR).

Prasyarat tersebut tertuang dalam regulasi PM 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor. Pada praktiknya, ada banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi dan alat keselamatan yang tidak lengkap menimbulkan kecelakaan mengerikan.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut tiga kasus kecelakaan bus paling mengerikan yang pernah terjadi di Indonesia dan menimbulkan banyak korban.

1. Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto

Kejadian bermula ketika bus dengan 25 orang penumpang ini melaju dengan kecepatan lambat berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya. Begitu tiba di KM712+200/A, bus tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak tiang rambu penunjuk arah jalan hingga terguling.

Jika dilihat dari bagian kiri bus yang ringsek, nampaknya tidak terdapat upaya pengereman dari sopir bus. Kecelakaan ini menewaskan 13 orang penumpang dan 12 lainnya luka berat.

2. Kecelakaan Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang di Sumatera Selatan

Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU dengan rute Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan tragis. Bus ini terjun ke jurang, tepatnya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada 2019 lalu.

Setelah diinvestigasi, diketahui bus terjun ke jurang karena kelebihan muatan. Bus mengangkut 50 orang penumpang dan satu motor sehingga tidak kuat menanjak dan tidak ada upaya pengereman dari sopir sebelum akhirnya tejun ke jurang.

Akibat kecelakaan ini, 35 orang meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka berat.

3. Tragedi Paiton Bus AO Transport

Kecelakaan bus paling mengerikan pernah terjadi di Jalan Raya Situbondo-Probolinggo, Jawa Timur, pada 8 Oktober 2003. Insiden ini dikenal dengan “Tragedi Paiton” karena lokasinya berada dekat dengan pintu utama PLTU Paiton 3 yang merupakan pembangkit listrik tenaga uap terbesar di Indonesia.

Kecelakaan bermula ketika ada satu dari tiga bus rombongan SMK Yapemda Sleman tertinggal dan sopir memaksa mengejar ketertinggalan. Tiba-tiba ada truk dari arah berlawanan dan kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

Bus ditabrak dari dua arah, yakni dari depan dan belakang (oleh truk tronton). Pintu depan dan belakang tidak bisa diakses karena rusak, sehingga penumpang tidak bisa keluar melalui jendela karena tidak ada martil pemecah kaca.

Akibatnya, seluruh siswa dan semua orang yang ada di dalam bus meninggal dunia karena hangus terbakar. Sebanyak 54 orang terbakar (51 siswa, 2 guru dan 1 pemandu wisata), dan jenazah mereka bertumpuk di bagian belakang bus karena api merambat dari bagian depan. Akibat kejadian itu, pemerintah mengeluarkan regulasi bus wajib menyediakan alat pemecah kaca.

(Citra Dara Vresti Trisna)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya