JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus masih kerap terjadi di Indonesia. Bahkan, ada kasus kecelakaan paling mengerikan yang mengakibatkan puluhan nyawa melayang.
Meski itensitas kecelakaan bus masih tinggi, tapi di sisi lain bus masih menjadi moda transportasi yang diandalkan masyarakat untuk bepergian karena harganya murah.
Untuk mengantisipasi lebih banyak korban, pemerintah berupaya mengharuskan PO bus menyediakan alat tanggap darurat seperti pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR).
Prasyarat tersebut tertuang dalam regulasi PM 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor. Pada praktiknya, ada banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi dan alat keselamatan yang tidak lengkap menimbulkan kecelakaan mengerikan.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut tiga kasus kecelakaan bus paling mengerikan yang pernah terjadi di Indonesia dan menimbulkan banyak korban.
1. Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto
Kejadian bermula ketika bus dengan 25 orang penumpang ini melaju dengan kecepatan lambat berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya. Begitu tiba di KM712+200/A, bus tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak tiang rambu penunjuk arah jalan hingga terguling.
Jika dilihat dari bagian kiri bus yang ringsek, nampaknya tidak terdapat upaya pengereman dari sopir bus. Kecelakaan ini menewaskan 13 orang penumpang dan 12 lainnya luka berat.
2. Kecelakaan Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang di Sumatera Selatan
Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU dengan rute Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan tragis. Bus ini terjun ke jurang, tepatnya di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada 2019 lalu.
Setelah diinvestigasi, diketahui bus terjun ke jurang karena kelebihan muatan. Bus mengangkut 50 orang penumpang dan satu motor sehingga tidak kuat menanjak dan tidak ada upaya pengereman dari sopir sebelum akhirnya tejun ke jurang.