Perlu diketahui, untuk mengubah mode berkendara bisa dilakukan dalam kondisi motor berjalan. Tetapi, Anda harus menurunkan gas agar bisa berganti ke mode berkendara yang diinginkan.
Motor listrk Yamaha E01 juga punya teknologi regeneratif, di mana akan mengisi baterai ketika putaran gas ditutup. Ini juga memberikan efek engine brake pada motor mesin pembakaran internal (ICE) sehingga menjadi lebih aman.
Terkait dengan sistem kemudi, Yamaha E01 bisa melaju dengan lincah meski punya bodi yang cukup besar. Baterai dan motor listrik yang ditempatkan di tengah membuat motor ini memiliki pusat gravitasi yang sangat baik.
Dari segi dapur pacu, Yamaha E01 dibekali baterai tanam Lithium-Ion berkapasitas 4,9 kWh dan motor listrik 87,6 V/56,3 Ah. Motor ini bisa menempuh hingga 104 km dengan sekali pengisian baterai penuh.
Berdasarkan pengalaman MNC Portal, jarak yang ditempuh sekitar 53 km dan baterai yang tersisa 64 persen. Namun, kami mencobanya dengan membuka gas besar untuk merasakan akselerasinya dan selalu berganti mode berkendara.
Sedangkan untuk suspensinya bisa dikatakan empuk, meski pada bagian belakang terkesan sedikit lebih keras. Bahkan, itu tetap terasa ketika motor listrik E01 dibawa berkendara boncengan dengan total bobot 123 kg.
Motor listrik ini dibekali dengan 3 cara pengisian baterai, yaitu Fast Charging yang bisa mengisi 0-90 persen dalam 4 jam. Lalu ada pengisian Standard yang dapat mengisi penuh baterai selama 7 jam. Kemudian Mobile Charger untuk pengisian daya di rumah dengan minimum listrik 2.200 W, yang dapat mengisi hingga 14 jam.
(Citra Dara Vresti Trisna)