JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) masih menjadi market leader penjualan roda dua di Indonesia. Meski begitu, hingga kini Honda belum memperkenakan motor 4-silinder, terutama pada motor sport Honda CBR 250RR di pasar Indonesia.
Padahal jenis motor 4-silinder begitu digilai di Indonesia karena memiliki tenaga dan suara yang lebih gahar. Hal ini bisa dibuktikan dengan minat pasar pada Kawasaki ZX-25R di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Thomas Wijaya selaku Vice President Director AHM mengatakan, pihaknya punya alasan mengapa CBR 250RR belum menggunakan silinder. Menurutnya, saat ini line up yang dimiliki Honda telah mencukupi kebutuhan pasar.
“Saat ini tentu pasar itu ada, cuma kami melihat dengan motor sport dua silinder kami sudah cukup memenuhi apa yang dibutuhkan konsumen,” kata Thomas.
Thomas menilai, kehadiran mesin 4-silinder harus ditunjang dengan kondisi jalan yang tepat. Sementara kondisi infrastruktur di Indonesia, kata Thomas, belum memadai untuk kendaraan bermesin 4-silinder.
“Kalau lebih besar berarti harus didukung infrastruktur jalan yang lebar dan lebih panjang. Sedangkan kita (di Indonesia) pemakaiannya lebih ke jalan biasa atau hanya untuk kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Alasan lain Honda belum mengakomodasi CBR 250RR 4-silinder adalah karena pasar untuk jenis motor ini tidak besar. Menurutnya, pasar motor sport hanya sekitar 5% dari total penjualan motor. Sementara penguasa pasar motor masih didominasi skuter matik dengan pangsa pasar mencapai 90%.
“Pangsa pasarnya masih ada lima persen dan motor sport rata-rata hobi ya. Jadi kita pertahankan lah sesuai segmentasinya, ada yang offroad, ada yang on-road, ada yang adventure, tentu kita penuhi semua yang ada di sport,” ucap Thomas.