Millie Houlton, 22 tahun, seorang pelajar di York Inggris berhasil mengakali denda parkir dengan menggunakan ChatGPT. Ia berhasil terbebas dari denda sebesar £60 atau sekitar Rp1,1 jutaan yang didapat dari pelanggarannya karena melewati batas garis kuning di area parkir.
Dengan menggunakan teknologi buatan OpenAI yang tengah naik daun tersebut, Millie meminta chatbot untuk membuatkannya email dengan kata-kata yang formal, baik, dan benar. Ini dilakukannya untuk mengajukan banding atas denda yang dikenakan.
Pelajar manajemen bisnis itu lantas mendapat jawaban yang diharapkan dari chatbot ChatGPT. Ia kemudian mencoba mengirim email tersebut dan rupanya pengajuan banding tersebut berhasil diterima sehingga ia bisa terbebas dari jeratan denda.
"Saya merasa denda parkir diberikan kepada saya secara tidak benar dan saya tidak pandai menuliskan poin di atas kertas, jadi saya menggunakan ChatGPT dan berhasil untuk mengajukan banding," kata Millie dikutip dari Metro, Senin (3/4/2023).
"Saya yakin saya tidak akan bisa mengatakannya seperti yang dilakukan ChatGPT. Merasa lega karena sebagai seorang pelajar, saya pastinya tidak ingin menghabiskan uang untuk membayar denda," lanjutnya.