Mengapa Air Laut Asin? Ini Alasannya!

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Minggu 19 Februari 2023 19:00 WIB
Mengap Air Laut Rasanya Asin? Ini Alasannya!
Share :

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa air laut asin? Tenang, Anda tidak sendiri. Tidak sedikit orang-orang dibuat penasaran dengan salah satu fenomena alam ini.

Bahkan, terdapat sejumlah penilitian yang telah dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengapa air laut asin. Banyak juga yang menganggap bahwa air laut asin karena ada garam di dalamnya.

Anggapan tersebut tidaklah salah. Pasalnya, salah satu penelitian menyebutkan bahwa kadar garam dalam air laut itu rata-rata 3,5 persen.

Lautan menutupi sekitar 70 persen permukaan bumi. Menurut beberapa perkiraan, jika garam di lautan dapat dihilangkan dan disebarkan secara merata di atas permukaan tanah bumi, itu akan membentuk lapisan setebal lebih dari 500 kaki (166 meter), kira-kira setinggi gedung perkantoran 40 lantai.

Garam di lautan berasal dari dua sumber, yakni limpasan dari tanah dan bukaan di dasar laut.

Batuan di darat merupakan sumber utama garam yang terlarut dalam air laut. Air hujan yang jatuh di daratan bersifat sedikit asam, sehingga mengikis bebatuan. Kemudian melepaskan ion yang terbawa ke aliran dan sungai yang akhirnya masuk ke laut.

Banyak ion terlarut digunakan oleh organisme di lautan dan dikeluarkan dari air. Yang lainnya tidak dihilangkan, sehingga konsentrasinya meningkat seiring berjalannya waktu.

BACA JUGA: Mengapa Air Laut Berwarna Biru?

Sumber garam lain di lautan adalah cairan hidrotermal, yang berasal dari ventilasi di dasar laut. Air laut merembes ke celah-celah di dasar laut dan dipanaskan oleh magma dari inti bumi.

Panas tersebut menyebabkan serangkaian reaksi kimia. Air cenderung kehilangan oksigen, magnesium, dan sulfat, kemudian mengambil logam-logaman seperti besi, seng, dan tembaga dari bebatuan di sekitarnya.

Lalu, air panas dilepaskan melalui ventilasi di dasar laut, membawa logam bersamanya. Beberapa garam laut berasal dari letusan gunung berapi bawah air, yang secara langsung melepaskan mineral ke laut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya