China Berhasil Lakukan Uji Coba Kereta Hyperloop

Andera Wiyakintra, Jurnalis
Jum'at 20 Januari 2023 18:00 WIB
China Berhasil Lakukan Uji Coba Kereta Hyperloop
Share :

Proyek kereta hyperloop China, yang bertujuan untuk mengembangkan teknologi transportasi darat berkecepatan super tinggi, telah berhasil menyelesaikan uji coba pertamanya menggunakan “kapsul” hyperloop penumpang berukuran penuh.

Uji coba berlangsung di jalur uji maglev superkonduktor di Datong, provinsi Shanxi, dan kapsul mencapai kecepatan hingga 50 km/jam, menempuh jarak 210 meter di tiap tes uji jalan.

Proyek ini bertujuan untuk kereta pengangkut penumpang dan kargo yang dapat mencapai kecepatan hingga 1.000 km/jam atau lebih, dengan dalam jalur khusus berbentuk seperti tabung vakum.

BACA JUGA:Siapa Orang yang Pertama Kali Menemukan Kereta?

Jika berhasil, ini akan menjadikan kereta ini sebagai teknologi transportasi darat tercepat di dunia. Uji coba dilakukan oleh kontraktor pertahanan China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC), yang membangun dan mengoperasikan fasilitas tersebut.

Dilansir dari dari Gizmochina, CASIC melaporkan bahwa komponen-komponen penting termasuk magnet superkonduktor, sistem listrik berdaya tinggi, kontrol keamanan AI, perangkat komunikasi nirkabel, dan sensor semuanya berfungsi sesuai rencana saat pengujian berlangsung, membuka jalan untuk berbagai eksperimen di masa depan dengan meningkatkan kecepatan yang akan semakin tinggi.

 

Ide kereta tabung "hyperloop" pertama kali diusulkan oleh pendiri SpaceX Elon Musk pada tahun 2012, dan dia mendirikan The Boring Company untuk mewujudkan ide tersebut. Selain The Boring Company, banyak perusahaan yang mencoba untuk membangun kereta hyperloop, tapi tidak ada yang berhasil, karena terkendala berbagai masalah dari finansial hingga teknis.

Namun, butuh waktu kurang dari satu tahun bagi tim proyek untuk menyelesaikan uji coba pertama kereta hyperloop setelah dimulainya proses konstruksi. Tabung fasilitas pengujian saat ini memiliki ukuran panjang sekitar 2 km dan diperkirakan akan diperpanjang hingga 60 km selama beberapa tahun ke depan, agar kereta tersebut bisa mencapai kecepatan tertinggi 1.000 km/jam.

(Andera Wiyakintra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya