Level 3: Quantum Many World
Dalam teori yang berdasarkan pada Mekanika Kuantum ini menyatakan, dunia paralel bukan terpisahkan oleh jarak melainkan waktu. Proses di dunia kuantum terjadi secara acak yang dapat menyebabkan alam semesta menjadi bercabang dan jumlahnya tidak terbatas.
Perbedaan mekanika kuantum dengan fisika klasik menghasilkan prinsip yang dinamakan Prinsip Ketidakpastian. Prinsip ini mengatakan bahwa ada batas untuk mengetahui secara presisi kondisi dari suatu partikel.
Level 4: Other Matchematical Structures
Pada level akhir ini merupakan paling abstrak dan ekstrem dibandingkan level-level sebelumnya, karena hukum alam di dunia paralel ini bisa berbeda jauh dari yang kita tahu. Tingkatan ini kita mengikuti Prinsip Demokrasi Matematika.
Prinsip Demokrasi Matemaitka ini menyatakan bahwa alam semesta lain itu tidak hanya berada di luar horizon alam semesta kita, tetapi juga berbeda dari berbagai aspek, mulai dari waktu, hukum, dan fisika dengan alam semesta kita ini. Maka dari itu, tingkatan ini sulit untuk divisualisasikan.
Dalam banyak teori di dunia ini, ada banyak ruang untuk Bumi lain. Setiap reaksi kuantum di planet kita akan menciptakan alam semesta paralel lain di Bumi yang lain. Dunia paralel ini terdengar seperti fiksi Sains, di mana bukan sebuah kepastian yang sudah diuji melainkan sebatas prediksi.
Mungkin dulu kita pernah berpikir jika Bumi itu pusat alam semesta dan waktu itu pasti absolut. Nyatanya, kita jadi tahu bahwa Bumi mengelilingi Matahari, serta waktu bisa dibengkokkan.
Itulah ilmu pengetahuan dan mungkin para fisikawan sedang mencoba menemukan cara untuk menemukan jawaban-jawaban dari teori atau konsep yang sudah didapat, dan tentu memerlukan waktu agar bisa mengungkapnya.
(Ahmad Muhajir)