Analis bursa saham Reza Priyambada juga mengungkapkan hal senada dengan Rudiantara.
Reza memaparkan, pertumbuhan industri telekomunikasi memang tidak sekencang industri digital. Kinerja dari Telkom, Isat, Fren, XL tercatat sampai Q3 2022 pertumbuhannya single digit dari sisi pendapatan.
Kemudian, beberapa emiten alami penurunan pertumbuhan laba bersih, sehingga disimpulkan industri telekomunikasi masih tumbuh namun melambat.
Perlu banyak inovasi dan ekspansi industri telko supaya kinerjanya lebih baik lagi sehingga value creation emiten telko jadi pilihan pelaku pasar.
"Sesuai perkembangan zaman adanya disrupsi, justru peluang masih ada," imbuh Reza.
Contohnya, dengan memanfaatkan work from home, gaming industri, cloud, AI Data Analytucs, hingga keamanan siber.
(Ahmad Muhajir)