JAKARTA - Ransomware jenis baru ditemukan para peneliti keamanan siber dari MalwareHunterTeam. Ransomware ini dengan cepat menjadi terkenal setelah grup hacker bernama Trigona menggunakannya.
Dalam beberapa bulan terakhir, ransomware berhasil menyusup dan mengenkripsi file sejumlah target, termasuk perusahaan real estate dan seluruh desa Jerman.
Disadur dari TechRadar, Kamis (1/12/2022), intensitas serangan pun terus meningkat, tersebar ke seluruh dunia. Sementara detail soal ransomware ini masih langka.
Para peneliti belum menentukan dengan tepat bagaimana Trigona mengkompromikan titik akhir di jaringan targetnya. Jumlah permintaan tebusan akibat serangan juga tidak diketahui.
Trigona kemungkinan besar menegosiasikan harga dengan para korbannya. Yang jelas uang tebusan harus dibayarkan di Monero. Pembayaran di Monero menurut MalwareHunterTeam dilakukan karena mata uang kripto berorientasi privasi yang transaksinya sangat sulit dilacak.