JAKARTA - Meta dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dalam waktu dekat. Ribuan karyawan bisa kehilangan pekerjaan, menjadikannya PHK terbesar sepanjang sejarah untuk perusahaan teknologi.
Dilansir dari TechSpot, Rabu (9/11/2022), ini tidak lain karena dampak krisis di sektor teknologi musim gugur ini. Perlambatan ekonomi makro baru-baru ini rupanya tidak baik untuk Meta.
Selain itu, juga sumber yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa PHK massal ini didorong oleh investasi besar-besaran perusahaan di Metaverse yang tidak membantu keuntungan dan harga sahamnya.
Meta sendiri mempekerjakan puluhan ribu karyawan selama tiga tahun terakhir. Pengurangan jumlah karyawan ini merupakan yang pertama dalam sejarah Meta, mungkin merupakan tanda bahwa ia tumbuh terlalu cepat.
Seorang juru bicara Meta menolak berkomentar, menunjuk kembali ke komentar Mark Zuckerberg selama panggilan pendapatan Q3 akhir Oktober. Di mana Zuckerberg memang berencana menyusutkan jumlah karyawan.
Salah stau orang terkaya di dunia itu juga mengatakan beberapa tim dalam Meta akan tumbuh atau menyusut, meninggalkan perusahaan dengan ukuran yang sama atau agak lebih kecil pada akhir 2023.
Menjelang akhir Oktober, Meta melaporkan pendapatan dan pendapatan Q3 turun miliaran bersama dengan lebih dari setengah triliun dolar nilai pasar yang hilang selama setahun terakhir.